Offline · 12 menunggu
TPH 14B
Simpan
Tap-to-Harvest
Pencatatan panen per TPH lewat satu ketukan, tetap bekerja tanpa sinyal.
Smartek X Digital Plantation menyatukan panen, angkutan, timbangan, dan laporan PKS dalam satu alur. Pencatatan berjalan tanpa sinyal. Manajemen melihat satu angka yang sama, dari blok sampai grup.
Batas waktu dari panen ke angka manajemen. Target desain, divalidasi saat Blueprint.
12 catatan menunggu → tersinkron
Tim kebun mencatat tanpa sinyal. Data tersinkron otomatis tanpa dobel.
Panen, muat, dan timbang direkonsiliasi otomatis. Selisih terlihat per TPH dan per truk.
Melengkapi ERP, timbangan, GIS, dan sistem SDM yang sudah berjalan.
Dari blok sampai grup, dengan jalur telusur yang sama.
Batas waktu dari panen ke angka manajemen
Target desain (usulan awal)
Rekonsiliasi panen, muat, dan timbang
Satu model KPI dari blok sampai grup
Target dan nilai desain. Hasil aktual ditetapkan bersama pada tahap Blueprint.
Tentang platform
Smartek X Digital Plantation adalah platform operasi perkebunan sawit offline-first yang menyatukan pencatatan panen, angkutan, timbangan, dan laporan PKS, serta tersambung ke ERP dan GIS yang sudah ada.
Lima kapabilitas inti yang dirancang dari tantangan nyata di lapangan, mencakup pencatatan panen, rekonsiliasi TBS, evakuasi buah, kinerja pabrik, dan penelusuran asal pemasok.
Offline · 12 menunggu
TPH 14B
Simpan
Pencatatan panen per TPH lewat satu ketukan, tetap bekerja tanpa sinyal.
Selisih kebun–PKS (ilustratif)
5,4 t
| Minggu | t |
|---|---|
| 1 | 6,2 |
| 2 | 5,8 |
| 3 | 7,1 |
| 4 | 6,4 |
| 5 | 5,6 |
| 6 | 6,9 |
| 7 | 6,0 |
| 8 | 5,4 |
| 9 | 6,6 |
| 10 | 5,9 |
| 11 | 6,3 |
| 12 | 5,7 |
Rekonsiliasi tiga lapis menunjukkan selisih kebun dan PKS per TPH, truk, dan hari.
Restan terlihat setiap jam. Armada bergerak lebih dulu ke TPH yang paling mendesak.
| PKS | OER % | t/jam | Status | Tren |
|---|---|---|---|---|
| PKS A | 22,1 | 52 | Sesuai | |
| PKS B | 21,8 | 48 | Sesuai | |
| PKS C | 20,9 | 41 | Perlu perhatian | |
| PKS D | 22,4 | 55 | Sesuai | |
| PKS E | 21,5 | 46 | Sesuai |
Seluruh PKS dalam satu layar. Tiga hal yang butuh keputusan hari ini tampil paling atas.
5 terverifikasi, 3 belum lengkap, 1 perlu tinjau
Setiap pemasok terpetakan dengan poligon kebun dan status risiko. Asal TBS dapat ditelusuri sampai ke lahan.
Setiap tahap dievaluasi berdasarkan kriteria keberhasilan yang disepakati bersama manajemen. Perluasan ke estate dan PKS berikutnya dilakukan setelah hasilnya terbukti di lapangan.
Diagnosa
Langkah 1
Validasi permasalahan operasional berdasarkan data Anda, menghasilkan desain solusi, peta jalan implementasi, dan business case.
Status sinkron
Salin tautan integrasi
Simpan dan lanjut
Langkah 2
Implementasi penuh pada satu klaster kebun dan satu PKS, terintegrasi dengan sistem yang sudah berjalan.
Langkah 3
Perluasan ke estate dan PKS lainnya. Analitik prediktif dan AI diterapkan setelah hasil pilot tervalidasi.
Setiap jalur punya hasil yang jelas dan gerbang keputusan sendiri. Penawaran harga disusun setelah cakupan disepakati.
Untuk organisasi yang ingin menetapkan arah digital sebelum memilih solusi
Durasi indikatifDitentukan bersama pada diskusi cakupan (usulan awal)
DiskusikanDisarankan setelah Blueprint
Untuk organisasi yang siap menguji nilai di kebun dan pabrik sendiri
Durasi indikatifDitentukan bersama pada diskusi cakupan (usulan awal)
Mulai DiskusiUntuk grup multi-estate dan multi-PKS yang siap memakai satu standar data
Durasi indikatifDitentukan bersama pada diskusi cakupan (usulan awal)
DiskusikanHarga ditentukan oleh cakupan. Kami menyusun penawaran setelah sesi diskusi.
Empat prinsip yang menentukan cara kami merancang dan membangun.
Setiap kenaikan tahap didasarkan pada hasil yang telah tervalidasi.
Aturan lebih dulu. AI masuk setelah data siap, lewat Shadow, Advisory, lalu Operational.
Premi, ambang, dan kategori sortasi diatur per estate. Estate baru bergabung dalam hitungan minggu.
Target desain, usulan awal.
Setiap orang melihat data sesuai perannya. Perubahan angka selalu dapat ditelusuri ke sumbernya.
Jawaban singkat tentang integrasi, jaringan, dan cakupan kerja.
Smartek X Digital Plantation adalah platform operasi perkebunan sawit offline-first yang menyatukan pencatatan panen, angkutan, timbangan, dan laporan PKS, serta tersambung ke ERP dan GIS yang sudah ada. Pencatatan berjalan tanpa sinyal. Manajemen melihat satu angka yang sama, dari blok sampai grup.
Pencocokan tonase dan janjang dari tiga catatan: panen di kebun, muat di truk, dan timbang di PKS. Selisih per TPH, truk, dan hari menunjukkan tempat kehilangan terjadi. Pencocokan berjalan otomatis setiap catatan baru masuk, dan selisih dapat ditelusuri ke catatan asalnya.
Tidak. ERP tetap menjadi system of record. Smartek X menyambungkan dan melengkapinya. Smartek X menyatukan pencatatan panen, angkutan, timbangan, dan laporan PKS dalam satu alur. Rincian sambungan ke ERP yang sudah berjalan ditetapkan bersama pada tahap Blueprint. Peran tiap sistem ditampilkan pada bagian Integrasi di halaman ini.
Aplikasi lapangan mencatat secara lokal, lalu menyinkronkan otomatis dengan penanda unik agar data tidak ganda. Timbang PKS tetap berjalan lewat edge PKS saat WAN putus. Tim kebun tetap mencatat per TPH tanpa menunggu sinyal, dan catatan yang menunggu tersinkron ketika sinyal kembali.
Tidak. Integrasi SCADA bersifat baca saja. Smartek X membaca data dari sistem pabrik dan tidak mengirim perintah ke mesin PKS. Mesin tetap dikendalikan oleh sistem dan tim pabrik Anda, sementara datanya ditampilkan bersama catatan panen, muat, dan timbang. Peran tiap sistem ditampilkan pada bagian Integrasi di halaman ini.
PKS dapat masuk bertahap lewat Daily Mill Report, lalu naik ke integrasi penuh. Executive Mill Cockpit menampilkan seluruh PKS dalam satu layar, termasuk PKS yang baru melapor lewat laporan harian. Dengan begitu PKS tidak perlu menunggu integrasi penuh untuk terlihat di Cockpit. Tingkat integrasi tiap PKS ditentukan bersama pada tahap Blueprint.
Perangkat Android. Aplikasi lapangan berjalan di ponsel Android dan tetap bekerja tanpa sinyal. Tim kebun mencatat panen per TPH lewat satu ketukan: memindai kode TPH, menambah hitungan janjang, lalu menyimpan. Catatan tersinkron otomatis ketika sinyal tersedia, tanpa data ganda. Setiap catatan membawa kode TPH dan waktu pencatatan.
Ditentukan bersama pada tahap Blueprint. Durasi bergantung pada cakupan pilot, yaitu implementasi penuh pada satu klaster kebun dan satu PKS yang terintegrasi dengan sistem yang sudah berjalan. Tahap Blueprint juga menetapkan peta jalan implementasi dan kriteria keberhasilan yang disepakati bersama manajemen sebelum pilot diperluas ke estate dan PKS lainnya.
Aplikasi panen sawit offline adalah aplikasi ponsel yang mencatat panen per TPH tanpa memerlukan sinyal. Di Smartek X, tim kebun memindai kode TPH, menambah hitungan janjang, lalu menyimpan. Catatan tersimpan di perangkat dan tersinkron otomatis saat sinyal tersedia, dengan penanda unik pada setiap catatan sehingga data tidak ganda.
Restan TBS terlacak dengan melihat umur buah di setiap TPH. Evacuation Board menampilkan buah siap angkut per jam dan menandai tiap TPH menurut umur TBS dengan warna dan bentuk ikon. Skor prioritas membantu tim angkutan mengarahkan truk ke TPH yang paling mendesak lebih dulu.
Traceability TBS sampai persil adalah kemampuan menautkan TBS yang masuk ke pemasok dan batas persil asalnya. Supplier Trace menyimpan poligon persil per pemasok dan memberinya status verifikasi: terverifikasi, belum lengkap, atau perlu tinjau. Kapabilitas ini berada pada tahap lanjutan, setelah panen, angkutan, dan timbang berjalan.
Executive Mill Cockpit menampilkan seluruh PKS dalam satu layar. Tiga hal yang perlu perhatian hari ini muncul di bagian atas, diikuti daftar PKS dengan indikator utama seperti OER dan throughput serta tren singkat. Manajemen dan tim pabrik membaca angka yang sama, dengan jalur telusur dari ringkasan ke rincian.
Ya. Smartek X tersambung ke ERP, timbangan, dan GIS yang sudah berjalan, sehingga sistem yang ada tidak perlu diganti. ERP tetap menjadi system of record. Rincian sambungan untuk setiap sistem ditetapkan bersama pada tahap Blueprint, dan peran tiap sistem ditampilkan pada bagian Integrasi di halaman ini.
Implementasi dilakukan bertahap dengan risiko terkendali. Diagnosa dan Blueprint memvalidasi permasalahan operasional berdasarkan data Anda, menghasilkan desain solusi, peta jalan, dan business case. Pilot Terukur diterapkan penuh pada satu klaster kebun dan satu PKS. Rollout dan Intelligence memperluas ke estate dan PKS lainnya setelah hasil pilot tervalidasi.
Smartek X melayani lima peran. Manajemen grup dan pemilik melihat satu angka dari blok sampai grup. Tim kebun mencatat panen tanpa sinyal. Tim pabrik menjalankan timbang dan rekonsiliasi saat WAN putus. Tim TI mengelola integrasi ERP, GIS, dan SCADA. Tim keberlanjutan menelusuri asal TBS sampai persil.
Diskusi awal tidak membutuhkan integrasi apa pun. Siapkan gambaran luas tertanam, jumlah PKS, sistem yang dipakai saat ini (ERP, timbangan, GIS), dan masalah utama yang ingin diukur, misalnya selisih TBS atau restan. Tahap Diagnosa dan Blueprint kemudian menguji hipotesis masalah dengan data Anda.
Smartek X berkantor di dua lokasi: Bandung Innovation & Technology Center (BITC) di Cimahi, Jawa Barat, dan Wisma Astri di Cinere, Depok. PT Smartek Sistem Kreasi Alpha beroperasi sejak 2015. Jadwalkan diskusi lewat hello@smarteksistem.com atau WhatsApp +62 812-1100-8850, Senin sampai Jumat pukul 09.00 sampai 18.00 WIB.
Ceritakan kondisi operasi Anda. Kami menjawab dalam satu hari kerja.
Jadwalkan Diskusi